Minggu, 31 Maret 2013

My favorite song



My favorite song is Make It Mine by Jason Mraz. He is one of many of my favorite singers. He is an american singer and song writer. Make It Mine is from  his third album, “We sing. We dance. We steal things”. I think this is the best song in this album.

The first time i listened this song when i was listening to the radio. I like make it mine because the music is easy listening. This song is always makes me happy whenever i listen to this song. The lyric of this song is telling about someone who really have ambition and believe that he can get everything he want. The lyric is very inspired me to believe with all my dreams and my hope. I think he has a fantastic voice and he is very talented guy. That’s why, i love his song so much.

Para Pelaku Ekonomi


·        Para pelaku ekonomi
1.      Rumah tangga konsumen
Dari rumah tangga konsumen ini tersedia tenaga kerja dan tenaga usahawan. Sebagai balas jasa terhadap penggunaan factor-faktor produksi ini, rumah tangga konsumsi akan menerima kompensasi atau pendapatan sebagai berikut.
a)      Pemilik tenaga kerja, akan memperoleh upah/gaji
b)      Pemilik lahan tanah, sumber alam, bangunan atau harta tetap lain yang disewakan, akan memperoleh penhasilan berupa sewa.
c)      Pemilik modal, antara lain tabungan,saham yang diserahkan dalam proses produksi akan memperoleh penghasilan berupa bunga.
d)      Pemilik keahlian sebagai pengusaha yang telah yang telah berjasa dalam proses produksi akan memperoleh penghasilan berupa laba usaha.
Peran Rumah Tangga Konsumsi adalah :
1) Konsumen
2) Pemasok atau pemilik faktor produksi
2.      Rumah tangga produksi
Perusahaan adalah suatu organisasi yang didirikan oleh satu atau beberapa orang yang bertujuan untuk menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat. Perusahaan merupakan tempat berlangsungnya produksi.
Peran Perusahaan sebagai pelaku ekonomi yaitu :
1) Produsen : menghasilkan barang dan jasa
2) Pengguna faktor produksi : menggunakan faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa
3) Agen pembangunan : membantu pemerintah dengan menjalankan kegiatan pembangunan

3.      Rumah tangga Negara (pemerintah)
Pada suatu perekonomian, pemerintah memegang peranan yang sangat pentingantara lain mengatur, menstabilkan dan mengembangkan kegiatan ekonomi dalam masyarakat. Agen-agen pemerintah dalam pembangunan ekonomi yaitu : Sektor Pemerintah, Sektor Swasta dan Koperasi.

·        BUMN
Badan Usaha Milik Negara adalah badan usaha yang sebagian atau seluruh kepemilikannya dimiliki oleh Negara Republik Indonesia. BUMN dapat pula berupa perusahaan nirlaba yang bertujuan untuk menyediakan barang atau jasa bagi masyarakat. Pasal 33 ayat 2 UUD 1945 menyatakan “cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara”.
a)      Jenis-jenis BUMN
1.      Perusahaan perseroan (Persero)  adalah BUMN yang berbentuk perseroan terbatas (PT) yang modal/sahamnya paling sedikit 51% dimiliki oleh pemerintah, yang tujuannya mengejar keuntungan. Maksud dan tujuan mendirikan persero ialah untuk menyediakan barang dan atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat dan mengejar keuntungan untuk meningkatkan nilai perusahaan. Contoh dari persero adalah PT Indo Farma Tbk, PT Tambang Timah Tbk.
2.      Perusahaan Jawatan (Perjan)
Perusahaan Jawatan (Perjan) adalah salah satu BUMN yang memiliki modal yang berasal dari negara. Besarnya modal ditetapkan oleh APBN. Contoh Perusahaan Jawatan (Perjan): Perjan RS Jantung Harapan Kita Perjan RS Cipto Mangunkusumo.
3.      Perusahaan Umum (Perum)
Perusahaan Umum(PERUM) adalah suatu perusahaan negara yang bertujuan untuk melayani kepentingan umum,tetapi sekaligus mencari keuntungan. Contoh dari perum adalah Perum Pegadaian, Perum Jasatirta, Perum DAMRI.
4.      Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
BUMD adalah badan usaha yang bertujuan untuk Memberikan sumbangsih pada perekonomian nasional dan penerimaan kas negara serta Memberikan bantuan dan perlindungan pada usaha kecil dan lemah.
b)      Kelebihan BUMN
1.          Menguasai sektor yang vital bagi kehidupan rakyat banyak
2.       Mendapat jaminan dan dukungan dari negara
3.       Permodalannya sudah pasti
4.       Kelangsungan hidup perusahaan terjamin
5.       Sebagai sumber pendapatan negara
c)      Kelemahan BUMN
1.      Pengelolaan faktor-faktor produksi tidak efisien
2.      Menimbulkan monopoli atas sektor-sektor vital
3.      Pengelolaan perusahaan terhambat dengan peraturan-peraturan yang mengikat


·        Koperasi
Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hokum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 (UU perkoperasian, pasal 3), koperasi bertujuan untuk memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat  pada umumnya serta ikut membangun  tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, adil, dan makmur. Prinsip-prinsip koperasi adalah sebagai berikut:
a.       Keanggotaan koperasi bersifat terbuka dan sukarela.
b.      Pengelolaan dilakukan secara demokrasi.
c.       Pembagian SHU dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing.
d.      Pemberian balas jasa terbatas terhadap modal.
e.       Kemandirian.

a.       Kelebihan koperasi
1.    Prinsip pengelolaan bertujuan memupuk laba untuk kepentingan anggota. Misalnya koperasi pertanian mendirikan pabik pengilingan padi.
2.    Anggota koperasi berperan sebagai konsumen dan produsen.
3.    Dasar sukarela, orang terhimpun dalam koperasi atau masuk menjadi anggota dengan dasar sukarela.
4.    Mengutamakan kepentingan Anggota.
b.      Kelemahan koperasi
1.      Keterbatasan dibidang permodalan.
2.      Daya saing lemah
3.      Kemampuan tenaga profesional dalam pengelolaan koperasi.

·        Referensi
2-     Ekonomi untuk SMA kelas X, phibeta



Senin, 25 Maret 2013

Sistem Perekonomian Indonesia


1.      Arti sistem perekonomian
Menurut Lani Sidharta (1995: 9), “Sistem adalah himpunan dari bagian-bagian yang saling berhubungan yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama”. Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya.
2.      Perkembangan sistem perekonomian
a)      Sistem perekonomian pasar (liberalis/kapitalis)
Pada sistem ekonomi pasar, keputusan yang menyangkut alokasi sumber daya dilakukan bukanberdasarkan arahan yang terpusat, melainkan merupakan hasil dari sejumlah keputusan-keputusan independen yang dibuat oleh produsen dan konsumen secara individu. Sistem ekonomi pasar sering juga disebut sebagai price systems, karena perangkat utama yang berperan mengkoordinasikan proses pengambilan keputusan-keputusan ekonomi di dalam sistem ini adalah harga.
-       Kelebihan sistem ekonomi pasar:
1.   Kebebasan memilih alat produksi dan modal
2.   Kebebasan berusaha, memilih pekerjaan, dan menentukan konsumsi.
3.   Terdapat persaingan di antara pengusaha untuk memaksimalkan keuntungan.
-          Kelemahan sistem ekonomi pasar:
1.   Terjadi persaingan yang tidak sehat.
2.   Timbul distribusi pendapatan dan kekayaan yang sangat tidak merata.
3.   Timbul eksternalitas atau dampak imbasan seperti pencemaran lingkungan karena kegiatan yang dilakukan pabrik yang dapat merugikan pihak lain.

b)      Sistem perekonomian perencanaan
Sistem ekonomi sosialis adalah suatu sistem ekonomi dengan kebijakan atau teori yang bertujuan untuk memperoleh suatu distribusi yang lebih baik dengan tindakan otoritas demokratisasi terpusat dan kepadanya perolehan produksi kekayaan yang lebih baik daripada yang kini berlaku sebagaimana yang diharapkan. Sistem Sosialis ( Socialist Economy) berpandangan bahwa kemakmuran individu hanya mungkin tercapai bila berfondasikan kemakmuran bersama. Sebagai Konsekuensinya, penguasaan individu atas aset-aset ekonomi atau faktor-faktor produksi sebagian besar merupakan kepemilikan sosial.
-           Prinsip Dasar Ekonomi Sosialis
1.   Pemilikan harta oleh negara
2.   Kesamaan ekonomi
3.   Disiplin Politik
-          Ciri-ciri Ekonomi Sosialis:
1.   Lebih mengutamakan kebersamaan (kolektivisme).
2.   Peran pemerintah sangat kuat
3.   Sifat manusia ditentukan oleh pola produksi
c)      Sistem ekonomi campuran
Sistem ekonomi campuran merupakan sistem organisasi ekonomi yang ditandai dengan keikutsertaan pemerintah dalam hal penentuan cara-cara mengatasi masalah-masalah ekonomi yang dihadapi masyarakat. Di dalam setiap perekonomian, sejauh mana kadar penerapan dari masing-masing sistem ekonomi generik tersebut bervariasi antara satu sektor dengan sektor lainnya.
d)     Perbedaan berbagai macam sistem ekonomi yang ada
·         Sistem ekonomi tradisional:semua kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi dilakukan sesuai dengan kebiasaan (tradisi). Tekonologi produksi sangat sederhana dan produktivitas sangat rendah.
·         Sistem ekonomi komando: pada jumlah dan jenis barang yang harus diproduksi ditentukan oleh pemerintah. Peerintah mengatur dan merncanakan alternatif penggunaan faktor produksi yang terbatas.
·         Sistem ekonomi pasar:  jenis dan jumlah produksi alat pemuas kebutuhan, bagaimana pendistribusianya, dan untuk siapa alat pemuas kebutuhan tersebut ditujukan, semuanya ditentukan oleh mekanisme pasar.
·         Sistem ekonomi campuran: keikutsertaan pemerintah dalam hal penentuan mengatasi masalah-masalah ekonomi tidak sampai menghapuskan sama sekali kegiatan-kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh pihak swasta.
3.      Sistem perekonomian Indonesia
a.       Perkembangan sistem ekonomi sebelum orde baru
Sejak berdirinya negara RI, sudah banyak tokoh-tokoh negara pada saat itu yang telah merumuskan bentuk perekonomian yang tepat bagi Indonesia, baik secara individual maupun diskusi kelompok. Seperti Bung Hatta, semasa hidupnya beliau mencetuskan ide, bahwa dasar perekonomian Indonesia yang sesuai cita-cita tolong menolong adalah koperasi namun bukan berarti senua kegiatan ekonomi harus dilakukan secara koperasi, pemaksaan terhadap bentuk ini justru telah melanggar dasar ekonomi koperasi. Demikian juga dengan tokoh ekonomi pada saat itu, Sumitro Djojohadikusumo, dalam pidatonya di amerika tahun 1949, menegaskan bahwa yang dicita-citakan adalah ekonomi semacam campuran. Menurut UUD 1945, sistem perekonomian Indonesia tercantum dalam pasal 23,27,33,& 34. Demokrasi ekonomi dipiih karena memiliki ciri-ciri positif yang diantaranya adalah (Suroso,1993):
a.       Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan.
b.      Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak yang dikuasi oleh negara.
c.       Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebear-besarnya untuk kemakmuran rakyat
d.      Pengawasan terhadap kebijakanaan serta sumber-sumber kekuatan dan keuangan negara digunakan dengan permufakatan lembaga-lembaga perwakilan rakyat.
e.       Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta mempunyai hak akan pekerjaan dan kehidupan yang layak.
f.       Hak milik perseorangan diakui dan pemanfaatannya tidak boleh bertentangan dengan kepentingan masyarakat.
Keadaan ekonomi Indonesia antara tahun 1950 sampai tagun 1965-an ebenarnya telah diisi oleh beberapa program dan rencana ekonomi pemerintah. Diantaranya adalah sebagai berikut.
1.      Program Banteng tahun 1950 yang bertujuan untuk membantu penguaha pribumi
2.      Program/ Sumitro Plan tahun 1951
3.      Rencana Pembangunan lima Tahun Pertama tahun 1955-1960
4.      Rencana Delapan Tahun
           
b.      Sistem perekonomian Indonesia berdasarkan demokrasi ekonomi
Sistem ekonomi yang dianut Indonesia disebut sistem ekonomi Pancasila, atau disebut juga demokrasi ekonomi, yang memilki sejumlah dasar hukum dan ciri khas. Dasar hukum dari penerapan demokrasi ekonomi di Indonesia adalah dari Pasal 33 UUD  1945.
·         Ciri-ciri negatif demokrasi ekonomi yang perlu dihindari:
1.         sistem free fight liberalism yang menumbuhkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain yang dalam sejarahnya telah menimbulkan dan mempertahankan kelemahan struktural posisi indonesia dalam ekonomi dunia.
2.         Sistem etatisme dimana negara beserta aparatur ekonomi bersifat dominan serta mendesak dan mematikan potensi dan daya kreasi unit-unit ekonomi diluar sektor negara.
3.         Pemusatan kekuatan ekonomi pada suatu kelompok dalam bentuk monopoli yang merugikan masyarakat.
c.       Perkembangan sistem ekonomi Indonesia setelah Orde Baru
Setelah orde baru mulai dilaksanakannya sistem ekonomi yang diinginkan oleh rakyat Indonesia setelah begitu sulit melalui masa penuh tantangan. Dan pada akhirnya para wakil rakyat sepakat kembali menempatkan sistem ekonomi kita pada nilai yang tercantum pada UUD 1945. Kegiatan ekonomi selanjutnya didasarkan pada acuan sistem demokrasi ekonomi dan sistem ekonomi pancasila. Di lakuakan serangkaian rehabilitasi pada awal orde baru yang ditujukan untuk :
1.      Membersihkan segala aspek kehidupan dari sisa faham dan sistem perekonomian yang lama.
2.      Menurunkan dana mengendalikan laju inflasi yang saat itu sangat tinggi.

·         Referensi