Perbaikan
sistem free-market (pasar bebas) yang
terjadi pada tahun 1990-an banyak terdapat di Amerika Latin. Perbaikan tersebut
termasuk juga menghilangkan perlindungan terhadap impor, menerima investor
asing, privatisasi perusahaan milik negara. Perbaikan-perbaikan tersebut telah
menjalar hingga Argentina, Cile, Meksiko, serta Peru. Pada tahun 1994 North American Free Trade Agreement (NAFTA)
(Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara). menciptakan minat baru yang besar
pada Akuntansi Meksiko di Kanada, Amerika Serikat, dan negara lainnya.
Akuntansi di Meksiko memiliki bentuk yang hampir serupa dengan akuntansi di
negara Amerika Latin lainnya. Alasan pemilihan terhadap Cina mungkin sudah
dapat dipastikan: negara dengan populasi.
Hubungan
politik dan ekonomi memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap sistem
akuntansi kelima negara. Sistem akuntansi Amerika Serikat pada awalnya
mengambil dari Britania Utara (beserta bahasa inggris dan sistem peraruran yang
berlaku). Kebanyakan akuntan pertama di Amerika Serikat adalah ekspatriat asal
Inggris. Landasan ekonomi Meksiko yang paling dekat dengan Amerika Serikat
adalah alasan mengapa memiliki akuntansi berorientasi keadilan daripada
terhadap undang-undang negara. India merupakan salah satu bagian Britania Raya.
Seperti Amerika Serika, India juga mengadopsi sistem akuntansi dari Britania
Raya. Cina, efek dari dasar ekonomi dan politil cenderung lebih antisipatoris
daripada historikal. Untuk sistem akuntansinya yang baru, Cina mengikuti
standar IFRS dengan harapan agar dapat lebih baik dalam berhubungan dengan
investor asing yang sangat vital dala rencana pengembangan perekonomian mereka.
1.
Amerika
Serikat
Akuntansi di
Amerika Serikat diatur badan sektor khusus Dewan Standar Akuntansi Keuangan (Financial
Accounting Standard Board – FASB), akan tetapi yang menjadi penyokong
kewenangan terhadap standardisasi mereka adalah agensi kepemerintahan Komisi
Keamanan dan Kurs (Securities and Exchange Commision – SEC).
Hingga tahun
2002, Institut Sertifikasi Akuntansi Publik Amerika (American Institute of
Certified Public Accounttants-AICPA), sebagai badan khusus lainnya juga
mengaudit standar mereka. Pada tahun tersebut, Public Company
Accounting Oversight Board(PCAOB) didirikan, dengan dewan yang berwenang
untuk mengeluarkan regulasi audit dan auditor perusahaan publik.
a.
Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
Sistem yang dianut Amerika Serikat
tidak memiliki persyaratan legal untuk publikasi mengenai laporan audit
periodic keuangan. Perusahaan di Amerika Serikat dibentuk di bawah hokum
Negara, bukan hukum federal. Setiap Negara bagian memiliki peraturan dasar
perusahaan tersendiri secara umum, peraturan tersebut mengandung persyaratan minimal
untuk menjaga catatan akuntansi serta publikasi periodic laporan keuangan.
SEC memiliki kewenangan penuh untuk menjelaskan standar
akuntansi dan laporan kepada perusahaan public akan tetapi bergantung pada
sektor swasta dalam penerapan standardisasi tersebut. Oleh karena itu, SEC
merupakan agensi regulator yang independen, kongres serta presiden tidak
memiliki pengaruh secara langsung terhadap kebijakan yang mereka buat.
FASB dibentuk pada tahun 1973 dan pada Desember 2006
telah mengeluarkan Laporan Standar Akuntansi Keuangan 158 (158 Statement of
Financial Accounting Standard – SAFSs). Tujuan SFASs adalah untuk menyediakan
informasi yang berguna untuk para investor baik yang telah maupun yang
berpotensi menjadi investor, kreditor, dan lainnya yang memutuskan untuk
mengambil kredit, investasi, dan sebagainya.
Pada tahun 1991, FASB mengembangkan strategi rencana
pertama untuk aktivitas internasional. Pada tahun 1994, FASB menambahkan
promosi mengenai perbandingan internasional dalam pernyataan misinya. FASB
merupakan anggota internasional yang kooperatif, berkomitmen untuk fokus pada
GAAP AS dan IFRS. Pada tahun 2002, FASB dan IASB membentuk komitmen mereka
untuk menghilangkan tujuan dengan menandatangani yang disebut Norwalk
Agreement. Dengan persetujuan tersebut, kedua dewan berjanji untuk
menghilangkan perbedaan yang muncul antara standarisasi mereka serta
mengoordinasikan agenda pengaturan standarisasi sehingga permasalahan utama
yang mucul dapat diselesaikan bersama.
Sarbanes-Oxley Act memiliki dasar hukum pada tahun
2002, yaitu memperluas persyaratan AS dalam perusahaan pemerintah, penjelasan
dan laporan, serta regulasi audit profesi. Diantaranya pembentukan PCAOB yaitu
sebuah organisasi non-profit yang diawasi langsung oleh SEC. PCAOB memiliki
tanggung jawab, yaitu:
1.
Menetapkan audit, pengendalian kualitas, etika,
kemandirian dan standarisasi lainnya yang berhubungan dengan persiapan untuk
laporan audit perusahaan.
2.
Mengawasi subjek audit perusahaan publik terhadap
keamanan hukum.
3.
Memeriksa akuntansi firma publik.
4.
Mendukung akuntansi firma publik.
b.
Laporan Keuangan
Tipe laporan keuangan tahunan pada perusahaan besar di
AS memiliki beberapa komponan di bawah ini:
a. Laporan manajamen
b. Laporan audit independen
c. Laporan keuangan primer
(laporan laba rugi, neraca, laporan arus kas, laba rugi komprehensif, perubahan
ekuitas pemegang saham).
d. Diskusi manajemen dan analisis
hasil operasional dan kondisi keuangan.
e. Penjelasan mengenai
kebijakan akuntansi dengan dampak yang paling kritis pada laporan keuangan.
f. Catatan atas laporan
g. Perbandingan data keuangan
selama lima atau sepuluh tahun.
h. Data triwulan terpilih.
Penggabungan Laporan Keuangan juga dibutuhkan, dan
laporan keuangan AS yang dipublikasikan biasanya tidak berisi
laporan parent-company-only (induk perusahaan saja). Peraturan
penggabungan tersebut membutuhkan penggabungan seluruh anak perusahaan yang
telah tekontrol (sebagai contoh, kepemilikan bagian saham lebih dari 50%),
termasuk yang beroperasional non-homogenik. Laporan triwulan dibutuhkan untuk
perusahaan yang terdaftar pada bursa saham utama. Laporan semacam ini biasanya
hanya berisi laporan singkat saja, laporan keuangan yang belum diaudit serta
ringkasan laporan manajemen.
c.
Patokan Akuntansi
Peraturan patokan akuntansi di Amerika serikat
berasumsi bahwa kesatuan bisnis akan terus berlangsung jika terus diperhatkan.
Daasar perhitungan akrual cukup ,eresap, serta peraturan transaksi dan
pengenalan event sangat bergantung pada konsep yang cocok.
Penggabunagn bisnis harus dihitung seperti sebuah
pembelian. Goodwill dikapitalisasi sebagai selisih antara harga pasar yang
dipertimbangkan dalam pertukaran dengan harga pasar di bawah aset bersih yang
diperoleh (termasuk semua set tak berwujud yang lain). Aset tak berwujud
ditinjau kembali untuk mengetahui adanya penurunan nilai secara berkala dan
dihapus serta dibebankan sebagai biaya untuk mendapatkan laba saat nilai buku
melebihi harga pasar. Amerika serikat bergantung pada harga perolehan untuk
menilai aset berwujud dan aset tidak berwujud. Metode akselerasi ataupun
straightline keduanya diperbolehkan. Estimasi umur ekonomis digunakan untuk
menentukan periode penyusutan dan amortisasi. Seluruh biaya penelitian dan
pengembangan dibebankan saat terjadinya walaupun terdapat aturan khusus
kapitalisasi untuk biaya software komputer. LIFO, FIFO dan metode biaya
rata-rata diperbolehkan dan telah digunakan secara luas untuk penetapan harga
persediaan
2.
Meksiko
Sebelum penaklukan Spanyol pada tahun 1500-an, Meksiko
merupakan rumah bagi bermacam kebudayaan, termasuk Olmec, Maya, Toltec, dan Aztec.Hernando Cortes
menaklukan Meksiko pada tahun 1521 serta menemukan koloni Spanyol yang telah
ada selama 300 tahun. Meksiko mendeklarasikan kemerdekaannya pada tahun 1810,
dan diakui merdeka oleh Spanyol melalui perjanjian pada tahun1821. Selain masa
kedamaian selama 30 tahun di bawah kepemimpinan Porfirio Diaz (1877-1880 dan
1884-1911); Meksiko mengalami konflik politik dan militer hingga tahun 1929,
yang sekarang dikenal sebagai awal pembentukan Institutional Revonlutionary Party (PRI). PRI terus memegang
pemerintahan Spanyol selama 70 tahun. Pemilihan presiden tahun 2000 dimenangkan
oleh National Action Party (PAN), sebuah partai oposisi yang
mengakhiri supremasi PRI dalam politik Meksiko.
Meksiko
adalah Negara dengan penduduk berbahasa Spanyol terbanyak di dunia dan Negara
dengan populasi terbesar kedua di Amerika Latin. Meksiko memiliki free-market
ekonomi yang besar. Perusahaan milik pemerintah atau yang dikontrol perusahaan
perusahaan menguasai industry perminyakan dan sarana umum, sedangkan perusahaan
swasta mendominasi pabrik, konstruksi, tambang, hiburan, serta Industri
pelayanan. Perjanjian yang paling penting bagi Meksiko adalah North American
Free Trade Management (NAFTA), yang ditandatangani juga oleh Kanada
dan Amerika Serikat pada tahun 1994. Hampir 60 persen untuk perdagangan impor
dan 90 persen untuk ekspor Meksiko berasal dari Amerika Serikat. Meksiko
merupakan negara dengan perekonomian terbesar kedua belas (dalam hal produk
domestic bruto).
Sebagai
pendiri International Accounting Standards Committee (sekarang menjadi
International Accounting Standards Board), Meksiko juga berkomitmen untuk
bekerja sama dengan IFRS. Sekarang Meksiko merunut pada IASB sebagai panduan
dalam menyelesaikan permasalahan akuntansi yang muncul, terutama dalam kasus di
mana tidak tercantum dalam standarisasi Meksiko.
a.
Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
Mexican
Commercial Code dan hukum pendapatan pajak mengandung
persyaratan untuk menjaga kumpulan data pembukuan tertentu dan mempersiapakan
laporan keuangan, akan tetapi pengaruh meraka terhadap laporan keuangan secara
umum tidaklah besar. Standarisasi akuntansi dikeluarkan oleh Council for
Research and Development of Financial Information Standards (Consejo Mexicano
para la Investigacion y Desarrollo de normas de Informacion Financiera-CINIF).
CINIF adalah rekanan terencana pada sektor publik (swasta) setelah Financial
Accounting Standards Board dari AS dan International Accounting Standards
Board. Secara spesifik, mereka bertujuan untuk menyatukan GAAP Meksiko dengan
IFRS.
Walaupun sistem yang legal
berdasarkan pada hukum publik, pengaturan standarisasi akuntansi di Meksiko
menggunakan pendekatan sistem Inggris-Amerika, atau Anglo-Saxon,
daripada pendekatan Eropa continental. Proses pengaturan standarisasinya
berkembang dengan baik. Sebelum standarisasinya diputuskan, dokumen yang
diajukan ditampilkan untuk dikaji ulang dan diberi tanggapan oleh publik.
Standar akuntansi dianggap berwenang oleh pemerintah, dan diakui secara khusus
oleh National Banking and Securities Commission yang meregulasikan Mexican
Stock Exchange. Prinsip akuntansi Meksiko tidak membedakan antara perusahaan
besar dan kecil, serta dapat diaplikasikan di semua bidang bisnis.
Persyaratan
yang dibutuhkan untuk mempersiapkan laporan keuangan dan audit berbeda-beda,
bergantung pada tipe dan ukuran perusahaan. Semua perusahaan yang berada di
bawah hukum Meksiko (sociedades anonimas) harus menunjuk minimal satu
auditor berwenang untuk melapor pada para pemegang saham terkait laporan
keuangan tahunan. Auditor yang berwenang tidah harus seorang akuntan publik,
akan tetapi saat sebuah firma menggunakan auditor independen, anggota tim audit
firma tersebut berlaku sebagai auditor pula.
b.
Laporan Keuangan
Tahun fiskal prusahaan di Meksiko
harus bersamaan dengan kalender tahunan. Perbandingan laporan keuangan gabungan
yang harus disiapakan antara lain:
1. Neraca
2. Laporan
laba rugi
3. Laporan
perubahan ekuitas pemegang saham
4. Laporan
perubahan posisi keuangan
5. Catatan
Laporan keuangan harus disesuaikan
terhadap inflasi.
Efek penyesuaian tersebut ditunjukkan pada laporan perubahan ekuitas pemegang
saham yang sama dengan laporan arus kas serta terbagi ke dalam aktivitas
operasional, investasi, dan keuangan. Bagaimanapun, karena disiapkan dalam
nilai peso yang tetap, jumlah hasil tidak akan merepresentansikan arus kas yang
dimengerti berdasarkan akuntansi harga perolehan.
c.
Patokan Akuntansi
Laporan keuangan gabungan disiapkan
saat induk perusahaan mengontrol perusahaan lainnya. Kontrol
diindikasikan oleh kemampuan untuk memutuskan operasional dan kebijakan
perusahaan. Kontrol
biasanya dimiliki saat lebih dari 50 persen saham biasa dimiliki, akan tetapi
bisa juga didapatkan dengan cara lain, termasuk juga kemampuan dalam memilih
manajer atau dewan direksi secara umum. Metode ekuitas digunakan saat terdapat
pengaruh tetapi bukan control, biasanya hal tersebut berarti memiliki 10 dari
50 persen. Proyek gabungan mungkin proprosional jika digabungkan atau dibukukan
karena menggunakan metode ekuitas. Meksiko telah mengadaptasi International
Accounting Standard No. 21 penyesuaian pertukaran mata uang asing.
Metode pembelian digunakan untuk
menghitung bisnis gabungan.Goodwill merupakan kelebihan
harga pembelian terhadap nilai sekarang asset bersih yang didapatkan. Hal
tersebut tidak diamortisasi, tetapi merupakan
subjek untuk melakukan pengujian penurunan nilai.
Akuntansi tingkat harga umum telah
digunakan di Meksiko. Harga perolehan dari aset non moneter disajikan ulang
dalam peso terhadap kekuatan pembelian saat ini dengan menggunakan faktor yang
diturunkan dari National Consumer Price Index (NCPI). Komponen
atas ekuitas saham juga disajikan ulang menggunakan NCPI. Keuntungan atas
kerugian yang didapatkan karena menahan aset moneter dan utang dimasukkan
sebagai pendapatan periode berjalan, akan tetapi pengaruh penyajian ulang
tersebut adalah pada ekuitas pemegang saham. Aset berwujud
akan didepresiasi berdasarkan masa manfaat/kegunaannya. Aset tidak berwujud
diamortisasi berdasarkan masa manfaatnya (biasanya tidak lebih dari 20 tahun)
kecuali manfaatnya tidak terbatas.
Biaya penelitian dibebankan saat
terjadinya, sementara biaya pengembangan dikapitalisasi dan diamortisasi saat
kemungkinan teknologi hadir. Sewa guna usaha termasuk ke dalam financial
lease atau operational lease. Pembiayaan sewa mereka yang
mentransfer seluruh keuangan
dari risiko kepemilikan aset adalah dikapitalisasi, sementara pinjaman dari
sewa operasional akan muncul sebagai biaya pada laporan laba rugi. Kerugian
bersyarat diakuiketika
mungkin terjadi dan dapat diukur. Cadangan tak terduga tidak dapat diterima
oleh GAAP Meksiko. Pajak tangguhan disediakan dengan menggunakan metode
kewajiban. Biaya pensiun pegawai, premi pegawai senior, serta biaya PHK akan
dicadangkan ketika berdasarkan perhitungan/kalkulasi dari aktuaria. Cadangan
yang berhak dibuat dengan mengalokasikan 5 persen pemasukan tiap tahun hingga
cadangan setara dengan 20 persen dari nilai modal saham yang beredar.
3. Jepang
Pembukuan
dan laporan keuangan Jepang menggambarkan adanya percampuran dari pengaruh
domestic dan internasional. Dua agensi pemerintahan yang terpisah memiliki
tanggung jawab regulasi akuntansi dan terdapat pengaruh yang lebih jauh lagi
dari undang-undang pajak penghasilam perusahaan Jepang. Kini, efek dari IASB
telah terasa dan pada tahun 2001 terjadi perubahan yang besar dengan adanya
pembentukan organisasi pengaturan strandardisasi akuntansi sektor swasta.
Akuntansi
dan pelaporan keuangan di Jepang mencerminkan gabungan berbagai pengaruh
domestic dan internasional. Dua badan pemerintah yang terpisah bertanggung
jawab atas regulasi akuntansi dan hokum pajak penghasilan perusahaan di Jepang
memiliki pengaruh lebih lanjut juga. Pada paruh pertama abad ke- 20, pemikiran
akuntansi mencerminkan pengaruh Jerman; pada paruh kedua, ide- ide dari AS yang
berpengaruh. Akhir- akhir ini, pengaruh Badan Standart Akuntansi Internasional
mulai dirasakan dan pada tahun 2001 perubahan besar terjadi dengan pembentukan
organisasi sector swasta sebagai pembuat standar akuntansi.
Perusahaan – perusahaan Jepang saling memiliki ekuitas saham satu sama lain, dan sering kali bersama- sama memiliki perusahaan lain. Investasi yang saling bertautan ini menghasilkan konglomerasi industri yang meraksasa yang disebut sebagai keiretsu.
Perusahaan – perusahaan Jepang saling memiliki ekuitas saham satu sama lain, dan sering kali bersama- sama memiliki perusahaan lain. Investasi yang saling bertautan ini menghasilkan konglomerasi industri yang meraksasa yang disebut sebagai keiretsu.
Modal usaha
keiretsu ini sedang dalam perubahan seiring dengan reformasi structural yang
dilakukan Jepang untuk mengatasi stagnasi ekonomi yang berawal pada tahun 1990-
an. Krisis keuangan yang mengikuti pecahnya ekonomi gelembung Jepang juga
mendorong dilakukannya evaluasi menyeluruh atas pelaporan keuangan Jepang.
Jelas terlihat bahwa banyak praktik akuntansi menyembunyikan betapa buruknya
perusahaan jepang. Suatu perubahan besar dalam akuntansi diumumkan pada akhir
tahun 1990- an untuk membuat kesehatan ekonomi perusahaan- perusahaan Jepang
menjadi semakin transparan dan membawa Jepang lebih dekat dengan standar
internasional.
a.
Regulasi dan
Pelaksanaan Akuntansi
Pemerintah nasional memiliki
pengaruh yang signifikan terhadap akuntansi Jepang. Regulasi
akuntansi berdasarkan pada tiga badan hukum: undang-undang
perusahaan (companuy low), undang-undang pertukaran dan sekuritas (securities
and exchange law), dan undang-undang pajak penghasilan perusahaan (corporate
income tax law). Ketiga badan hukum tersebut saling berhubungan dan berinteraksi
satu sama lain yang disebut sebagai “sistem legal triangular”.
Undang-undang perusahaan diatur oleh Ministry of Justice (MOJ).
Dikembangkan dari hokum komersial Jerman, peraturan ini diundang-undangkan pada
tahun 1890, tetapi tidak diimplementasikan hingga 1899. Proteksi pemegang saham
dan kreditor merupakan prinsip dasar, dengan kepercayaan yang tinggi pada
patokan harga perolehan. Pengungkapan pada kelayakan kredit dan kemungkinan
untuk mendapatkan untung karena distribusi dividen menjadi hal yang diutamakan.
Semua perusahaan yang didirikan berdasarkan undang-undang perusahaan diwajibkan
untuk memenuhi ketentuan akuntansi.
Berdasarkan
Undang-undang perusahaan, laporan keuangan serta jadwal yang mendukung para
perusahaan kecil dan menengah merupakan subjek untuk audit hanya oleh auditor
yang berwenang. Baik auditor berwenang atau independen, keduanya harus
mengaudit perusahaan yang besar. Auditor yang berwenang tidak memerlukan
kualifikasi professional dan ditugasi oleh perusahaan secara penuh. Auditor
yang berwenang biasanya fokus pada manajerial direktur dan baik bekerja sesuai
dengan kewenangannya atau tidak. Auditor independen melibatkan oleh akuntan
publik bersertifikat (certified public
accountants-CPAs).
Japanese Institute of
Certified Public Accountants (JICPA) merupakan organisasi professional dari Pas
di Jepang. Seluruh CPAs harus termasuk kedalam JICPA. Sebagai tambahan untuk
memberikan panduan mengenai pelaksanaan audit. JICPA mengeluarkan panduan
mengenai permasalahan akuntans, seta menyediakan input bagi ASBJ dalam
mengembangkan standardisasi akuntansi. Standardisasi proses audit yang berlaku
umum dikeluarkan oleh BAC daripada JICPA. Certified Public Accountant and
Auditing Oversight Board dibentuk pada tahun 2003. Agensi pemerintahan, didesain
untuk mengawasi dan mengontrol auditor serta meningkatkan kualitas audit di
Jepang. Hal ini dicantumkan dalam FSA pada tahun 2004.
b.
Laporan
keuangan
Perusahaan
yang bergabung dibawah undang-undang perusahaan dibutuhkan untuk mempersiapkan
laporan yang berwenang untuk disetujui pada saat rapat para pemegang saham,
yaitu isinya antara lain:
1. Neraca
2. Laporan laba rugi
3. Laporan atas perubahan ekuitas
pemegang saham
4. Laporam bisnis
5. Jadwal terkait.
Catatan yang melengkapi neraca dan
laporan laba rugi menggambarkan kebijakan akuntansi dan menyediakan tambahan
lain, seperti pada Negara-negara lain. Laporan bisnis berisikan ringkasan
system bisnis dan pengendalian internal mereka, serta informasi mengenai
operasional, posisi keuangan, dan hasil operasional. Beberapa jadwal pendukung
juga dibutuhkan, tetapi terpisah dari catatan, yaitu:
· Perubahan
pada obligasi dan utang jangka pendek dan panjang
· Perubahan
pada aktiva tetap dan akumulasi penyusutan
· Asset
yang dijaminkan
· Jaminan
utang
· Perubahan
pencadangan
· Jumlah
dari dan untuk pemegang saham
· Kepemilikan
ekuitas dalam anak perusahaan serta jumlah saham anak perusahaan
· Penerimaan
dari anak perusahaan
· Transaksi
dengan direktur, auditor berwenang, pemegang saham dan pihak ketiga yang
menghasilkan konflik kepentingan
· Pembayaran
gaji kepada direktur dan auditor berwenang
Informasi tersebut disiapkan untuk
satu tahun pada dasar induk perusahaan dan diaudit oleh auditor yang berwenang.
Undang-undang perusahaan tidak membutuhkan laporan arus kas atau dana.
Perusahaan yang terdaftar juga harus
mempersiapkan laporan keuangan berdasarkan undang-undang pertukaran dan
sekuritas, yang secara umum membutuhkan dasar laporan yang sama seperti
undang-undang peusahaan ditambah laporan arus kas dan dana. Perkiraan arus kas
untuk enam bulan ke depan juga dimasukkan sebagai informasi tambahan dalam
dokumen bersama FSA. Informasi perkiraan lainnya juga dilaporkan, seperti
perkiraan investasi modal baru dan tingkat produksi serta aktivitas. Secara
keseluruhan, jumlah laporan perkiraan perusahaan di Jepang cukup ekstensif.
Bagaimanapun, informasi ini dilaporkan dalam dokumen berwenang dan jarang
muncul pada laporan tahunan para pemegang saham.
c.
Patokan
Akuntansi
Undang-undang
perusahaan membutuhkan perusahaan besar untuk mempersiapkan laporan keuangan
gabungan. Sebagai tambahan, perusahaan yang terdaftar harus mempersiapkan
laporan keuangan gabungan di bawah undang-undang pertukaran sekuritas. Akun
perusahaan pribadi merupakan dasar bagi laporan gabungan, dan prinsip akuntansi
yang sama normalnya digunakan pada kedua tingkatan. Metode pooling of
interest (penyatuan saham) untuk bisnis gabungan digunakan pada situasi
tertentu saja di mana tidak ada perusahaan yang mengontrol perusahaan lainnya.
Sebaliknya, bisnis gabungan dihitung karena pembelian. Goodwill dihitung dengan
dasar harga pasar aset bersih yang didapatkan dan diamortisasi lebih dari 20
tahun atau kurang serta subjek terhadap tes penurunan nilai. Metode ekuitas
digunkan untuk investasi dalam perusahaan afiliasi ketika perusahaan induk
memberikan pengaruh signifikan daripada kebijakan operasional dan finansial.
Metode ekuitas juga digunkan untuk menghitung proyek gabungan, gabungan yang profesional
tidak diperbolehkan. Dibawah standar stimulasi mata uang, aset dan kewajiban
dari anak perusahaan asing dihitung dengan tingkat kurs saat itu (akhir tahun),
pendapatan dan beban dalam rata-rata, serta penyesuaian pertukaran mata uang
asing berada dalam ekuitas pemegang saham.
Persediaan yang harus dihitung
apakah cocok dengan biaya atau lebih rendah atau nilai keuntungan bersih. FIFO,
LIFO, serta metode biaya rata-rata semuanya menerima metode cost flow (arus
biaya), dengan rata-rata yang paling populer. Investasi dalam saham dinilai
pada harga pasar. Aset tetap dinilai pada biaya dan didepresiasi yang berkenaan
dengan hukum perpajakan. Metode declining balance (saldo menurun) merupakan
metode depresiasi paling umum. Aset bersih juga diuji dengan penurunan nilai.
Biaya penelitian dan pengembangan juga dibebankan saat terjadinya. Kontrak sewa
yang memindahkan kepemilikan terhadap penyewa dikapitalisasi. Sewa menyewa
keuangan lainnya mungkin kapitalisasi atau dianggap sebagai kontrak
operasional. Pajak tangguhan dipersiapan untuk perubahan sepanjang waktu dengan
menggunkan metode kewajiban. Kerugian bersyarat dipersiapkan hingga terbuka
kemungkinan dan dapat diperkirakan. Dibutuhkan cadangan: setiap tahun
perusahaan harus mengalokasikan dejumlah minimal 10 persen kas dividen dan
bonus yang dibayarkan pada direktur dan auditor berwang hingga cadangan mencapi
25 persen dari saham.
4. Cina
Akuntansi di Cina memiliki sejarah
yang panjang. Berfungsi dalam peran pemeliharaan yang bisa terkuak mulai abad
2200 SM. Selama dinasti Hsiu, dan dokumen-dokumennya menunjukkan bahwa
akuntansi telah digunakan untuk mengukur kekayaan dan membandingkan pencapaian
diantara pejabat kerajaan dan pangeran dinasti Xia (2000-1500 SM). Confucius
muda (551-479 SM) dulunya adalah seorang manajer gudang dan tulisan-tulisannya
menyebutkan bawa pekerjaannya meliputi pembukuan-mencatat resep dan pembiayaan
saat itu. Diantara
aharan-ajaran Confucius merupakan suatu kewajiban untuk mengumpulkan
bukti-bukti sejarah dan catatan pembukuan sebagai bagian dari sejarah.
Perekonomian
Cina saat ini paling tepat disebut sebagai perekonomian Hibrid (Campuran), di
mana negara mengendalikan komoditas dan industri yang strategis, sementara
industri lain serta sektor komersial dan swasta, diatur oleh sistem yang
berorientasi kepada pasar. Dengan
adanya reformasi ekonomi di mana mencakup privatisasi, termasuk pengalihan
perusahaan milik negara menjadi perusahaan perseroan yang mengeluarkan saham,
aturan akuntansi yang baru telah dikembangkan bagi perusahan-perusahaan yang
baru diprivatisasikan dan perusahaan-perusahaan independent dengan kewajiban
terbatas, serta badan usaha milik asing seperti perusahaan patungan gabungan.
a.
Regulasi dan
Pelaksanaan Akuntansi
Pada tahun 1992,
Departemen Keuangan mengeluarkan Accounting
Standards for Business Enterprises (ASBE), sebuah konsep kerangka kerja yang
dirancang untuk menuntun perkembangan standar baru akuntansi yang pada akhirnya
menyeragamkan praktik domestic dan menyeragamkan praktik akuntansi Cina dengan
praktik Internasional. ASBE adalah peristiwa penting dalam pergerakan pasar
ekonomi Cina. Sebelum ASBE, Cina menggunakan lebih dari 40 regulasi sistem
akuntansi yang berbeda, bermacam-macam industry dan tipe kepemilikan. Walaupun
masing-masing dari semua ini bisa dinamakan sebagai seragam, secara keseluruhan mereka menciptakan kegiatan yang tidak konsisten.
Dengan demikian, slah satu motif dibuatnya ASBE adalah untuk menyeragamkan
praktik akuntansi domestik. Selain itu, praktik yang ada tidak cocok dengan
praktik internasional dan tidak sesuai dengan orientasi ekonomi pasar.
Menyeragamkan akuntansi Cina dengan praktik Internasional dijalankan untuk
menghapus hambatan dalam berkomunikasi dengan investor asing dan membantu
menyesuaikan dengan kebutuhan ekonomi yang sedang dalam masa perubahan.
Komite Standar
Akuntansi Cina (The China Standards
Comittrr—CASC) telah didirikan pada tahun 1998 sebagai lembaga berwenang di
dalam departemen keuangan yang bertanggung jawab untuk mengembangkan standar
akuntansi. Proses penentuan standar meliputi penentuan penelitian yang
diburuhkan untuk kekuatan tugas, dikeluarkannya draf penerangan, dan rapat
dengar umum. Anggota CASC adalah para ahgli yang ditarik dari akademi, lembaga
akuntansi, pemerintah, asosiasi akuntansi professional, dan kelompok penting
lainnya yang berhubungan dengan pengembangan akuntansi di Cina. Setelah
terbentuknya, VASV mulai mengeluarkan stadar dari topic tentang laporan arus
kas, penataan kembali utang, pendapatan, transaksi nonmoneter, kejadian
bersyarat, dan sewa. Semua standar ini dimaksudkan untuk memusatkan standar
akuntansi Cina dengan Inetrnasinal
Financial Reporting Standards (IFRS).
Pada
akhirnya, pada tahun 2006, se3buah susunan baru ASBE telahv dikeluarkan dengan
pendekatan Big Bang mengenai konvergensi.
b.
Pelaporan
Keuangan
Periode pembukuan diminta sesuai dengan kalender
tahunan. Laporan Keuangan terdiri atas:
a. Neraca
b. Laporan laba rugi
c. Laporan arus kas
d. Laporan perubahan ekuitas
e. Catatan
Laporan tambahan dibutuhkan untuk pengungkapan
penurunan nilai asset, perubahan pada struktur modal, apropriasi laba, dan
bisnis, dan segmen geografis. Catatan mencakup sebuah laporan kebijakan
akuntansi. Ketika diterapkan, mereka membahas masalah tersebut sebagai suatu
kwajiban bersyarat, peristiwa setelah tanggal neraca, dan transaksi dengan
pihak-pihak yang bersangkutan. Laporan keuangan harus digabungkan, bersifat
perbandingan, di Cina dan diungkapkan dengan mata uang Cina, Renminbi.
Laporan keuangan tahunan harus diaudit oleh CPA Cina. Perusahaan yang terdaftar
harus menilai pengendalian internal mereka dan terlibat dengan auditor dari
luar guna mengevaluasi pengendalian dan pendapat atas laporan penilaian diri.
Neraca triwulan, laporan laba, dan catatan dibutuhkan untuk semua perusahaan
yang terdaftar.
c.
Patokan
Akuntansi
Penggabungan
usaha dicatat menggunakan metode pembelian. Goodwill adalah perbedaan antara
biaya dan harga pasar asset dan kewajiban yang diakuisisi. Perbedaan ini diuji
untuk tes penurunan tahunan. Metode ekuitas digunakan bagi investasi dalam
rekanan, semua hal menyangkut dengan investee memiliki pengaruh yang
signifikan. Metode ekuitas juga digunakan untuk menghitung usaha gabungan(joint
ventures). Semua cabang tergabung dan di bawah kendali induk perusahaan.
Laporan keuangan untuk cabang perusahaan di luar negeri dialihbahasakan
berdasarkan lingkungan ekonomi utama di mana perusahaan ini beroperasi. Jika
lingkungan lokal (luar negeri), neraca dialihbahasakan pada nilai tukar akhir
tahun, laporan laba rugi dikonversikan pada nilai tukar rata-rata tahunan, dan
konversi yang berbeda juga ditunjukkan pada ekuitas. Jika berada di lingkungan
induk perusahaan, poin-poin moneter diterjemahkan pada nilai tukar akhir tahun,
poin non-moneter diterjemahkan pada nilai tukar yang sesuai dengan tanggal
transaksi, dan pendapatan serta beban diterjemahkan pada nilai tanggal
transaksi (atau periode nilai rata-rata pasti). Perbedaan konversi juga terjadi
pada laba.
5. India
Dari tahun 1947 sampai akhir
1970-an, ekonomi India digolongkan dengan bergaya program sosial pemerintah
terpusat dan industry pengganti barang impor. Produksi ekonomi telah berubah
dari pertanian, kehutanan, perikanan, dan manufaktur tekstil dengan beragam
industry berat dan transportasi. Akan tetapi, kurangnya persaingan berakibat
pada rendahnya kualitas produk dan inefisiensi dalam produksi. Menghadapi krisis
ekonomi, pemerintah mulai melaksanakan ekonomi terbuka pada tahun 1991.
Reformasi ekonomi pasar diadopsi sejak saat itu, termasuk privatisasi industri
pemerintah, pembebasan investasi asing dan rezim bursa, pengurangan tarif dan
hambatan perdagangan lainnya, perubahan dan modernisasi sector keuangan,
penyesuaian kekuasaan pemerintah secara signifikan dan kebijikan fiscal, serta
penjagaan hak intelektual. Akan tetapi, sebagian besar industry berat masih
dimiliki pemerintah, dan tariff tinggi serta membatasi investasi asing langsung
masih terjadi, sector jasa telah terbukti menjadi sector india yang paling
dinamis pada saat itu, dimana telekomunikasi dan teknologi informasi memiliki
pertumbuhan yang pesat. Kebanyakan pengamat sepakat bahwa perubahan lebih jauh
dan investasi modal tambahan dalam infrastruktur lebih dibutuhkan supaya india
menjadi pemain ekonomi terpandang.
a. Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
Akta perusahaan 1956 diatur dan diperbarui oleh agen
pemerintah, Departemen Urusan Perusahaan, akta tersebut menyediakan cara kerja
yang luas yang disebut kitab akuntansi dan persyaratan untuk sebuah audit.
Menurut akta, kitab akuntansi
1.
Harus memberikan sudut pandang yang adil dan
sebenarnya menyangkut status urusan perusahaan
2.
Harus tetap pada basis akrual sesuai dengan sistem
akuntansi pencatatan ganda.
Akta ini
mewajibkan neraca yang telah diaudit dan akun laba-rugi telah ditandatangani
oleh jajaran direktur. Laporan tambahan direktur harus memuat status urusan
perusahaan, ketetapan materinya, rekomendasi dividen, dan informasi penting
lainnya guna memahami sifat bisnis perusahaan dan anak perusahaan.
The
Institute of Character Accountants of India yang didirikan pada tahun 1949
mengatur izin profesi akuntansi adan bertanggung jawab untuk mengembangkan
standar akuntansi dan proses audit. Anggota lembaga akuntansi dikenal seperti
akuntan terdaftar dan institute yang dikelola oleh organisasi profesinal lain,
seperti lembaga auditor, didirikan di Madras tahun 1927. Institute menentukan
persyaratan untuk menjadi akuntansi resmi, mengadakan ujian, dan pelatihan
untuk para kandidat, mengeluarkan sertifikat praktik dan disiplin professional
anggota untuk tindakan amoral dan perilaku pelanggaran etika.
b.
Pelaporan
Keuangan
Laporan keuangan
terdiri atas neraca dua tahun, laporan laba rugi, laporan arus kas dan
kebijakan akuntansi dan catatan. Perusahaan yangtidak terdaftar hanya perlu
menyiapkan laporan intinya saja, akan tetapi bagi perusahaan yang terdaftar
harus menyiapkan laporan gabungan dan intinya saja. Laporan keuangan harus
menyajikan pandangan yang adil dan benar, namun tidak tidak ada penolakan
kebenaran dan keadilan selama mereka di Britania Raya.
c.
Pengukuran Akuntansi
Anak perusahaan digabungkan ketika
induk perusahaan memiliki saham lebih dari setengah kemampuan voting atau
mengontrol pengaturan komposisi dewan direktur. Anak perusahaan mungkin
dikesampingkan dari penggabungan jika kendali hanya sementara atau jika
pembatasan jangka panjang untuk kemampuan anak perusahaan dalam mentransfer
dana kepada induk perusahaan. Tidak ada standar pembukuan untuk penggabungan
usaha, tetapi kebanyakan dari mereka dihitung sebagai pembelian. Akan tetapi,
metode penyatuan bunga digunakan bagi perusahaan merger (disebut
amalgamations). Goodwill berbeda di antara perhitungan yang ada dan hasil
jumlah asset dan utang yang diperoleh. Penggabungan yang proporsional digunakan
untuk kesatuan kendali gabungan (usaha gabungan/joint venture). Metode
ekuitas digunakan pada akun afiliasi-terhadap entitas yang memiliki pengaruh
yang signifikan namun bukan kendali.
Sumber:
·
Frederick D.S Choi, Gary K. Meek, International Accounting, Buku 1 Edisi 6, Penerbit:
Salemba Empat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar