Rabu, 07 November 2012

Pemasaran


1.  Pengertian pasar dan pemasaran
Secara sempit, pasar adalah tempat di mana pada umumnya barang atau jasa diperjualbelikan. Namun secara luas,pasar diartikan sebagai proses dimana penjual dan pembeli saling berinteraksi untuk menentukan atau menetapkan harga barang. Sedangkan untuk pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga, promosi, dan distribusi dari gagasan, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan  tujuan perseorangan dan organisasi. Philip kotler juga mengartikan pemasaran sebagai  proses sosial dan manajerial yang dilakukan seseorang atau kelompok untuk memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan dan pertukaran produk dan nilai.
2.  Jenis-jenis pasar
·         Menurut bentuk kegiatannya
1. Pasar nyata: pasar diman barang-barang yang akan diperjual belikan dan dapat dibeli oleh pembeli.
2. Pasar abstrak: pasar dimana para pedagangnya tidak menawar barang-barang yang akan dijual dan tidak membeli secara langsung tetapi hanya dengan menggunakan surat dagangannya saja. 
·         Menurut cara transaksinya
1. Pasar tradisional:  pasar yang bersifat tradisional dimana para penjual dan pembeli dapat mengadakan tawar menawar secar langsung. Barang-barang yang diperjual belikan adalah barang yang berupa barang kebutuhan pokok.
2. Pasar modern :pasar yang bersifat modern dimana barang-barang diperjual belikan dengan harga yang ditentukan penjual dan dengan layanan sendiri.
·         Menurut jenis barangnya
1. pasar buah
2. pasar sayur
3. pasar ikan, dsb.
·         Menurut keleluasan distribusi
1. pasar lokal
2. pasar daerah
3. pasar nasional
4. pasar internasional
3.  Konsep-konsep inti pemasaran
Terdapat konsep inti dalam pemasaran. Diantaranya adalah konsep kebutuhan, keinginan, permintaan, produksi, utilitas, nilai dan kepuasan, pertukaran, transaksi dan hubungan pasar, pemasaran dan pasar. Dengan adanya konsep tersebut, proses dalam pemasaran dapat terlaksana dengan baik dan kesepakatan antara produsen dan konsumen akan lebih mudah terjadi.

4.  Manajemen pemasaran
Management pemasaran (marketing management) adalah proses perencanaan dan pelaksanaan pemikiran, penetapan harga, promosi, serta penyaluran gagasan, barang/jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan-tujuan individu dan organisasi.Ada delapan keadaan permintan dalam manajemen pemasaran,yaitu:
1.      Permintaan negatif(negative demand): jika sebagian besar dari pasar tersebut tidak menyukai produk dan bahkan mungkin bersedia membayar untuk menghapus produk itu. Tugas pemasaran adalah mengeteahui penyebab pasar tidak menyukai produk tersebut.
2.      Tidak ada permintaan (no demand): target konsumen sama sekali tidak tertarik dengan produk yang dijual. Tugas pemasaran adalah menemukan cara guna menghubungkan manfaat produk yang bersangkutan dengan minat yang dibutuhkan oleh target konsumen.
3.      Permintaan terpendam(latent demand):  jika konsumen mungkin mempunyai kebutuhan yang kuat yang tidak dapat dipuaskan oleh produk yang telah ada. Tugas pemasaran adalah mengukur besarnya potensial ini dan mengembangkan produk yang dibutuhkan.
4.      Permintaan yang menurun(falling demand): jika terjadi penurunanpermintaan akan suatu produk. Tugas pemasaran adalah meningkatkan kembali jumlah permintaan dengan upaya pemasaran yang lebih kreatif agar menarik konsumen.
5.       Permintaan yang tak beraturan(iregular demand): biasanya disebakan oleh hal tertentu seperti musim,hari atau jam. Misalnya jumlah penumpang angkutan umum yang lebih banyak di jam-jam kerja dibandingkan di malam hari atau hari libur. Tugas pemasaran adalah melakukan penyelarasan permintaan, yaitu menemukan cara untuk mengubah pola waktu permintaan melalui penetapan harga yang fleksibel.
6.      Permintaan penuh(full demand): jika terlalu banyak permintaan. Tugas pemasaran adalag mempertahankan permintaaan serta meningkatkan mutunya.
7.      Permintaan ayng berlebihan(overfull demand): jika jumlah target konsumen ternyata melewati batas. Tugas pemasaran adalah melakukan dmarketing atau penurunan pemasaran secara sementara atau permanen.
8.      Permintaan yang tidak sehat (unwholesome demand): jika adanya pelaku penjualan produk yang tidak baik maka perlu dicegah penggunaan akan produk tersebut. Tugas pemasaran aadalah mengajak para konsumen produk ini untuk mulai meninggalkan produk tersebut dengan cara menaikkan harga  atau mengurangi jumlah produksinya.
5. Bauran pemasaran
·         Produk
 Dengan adanya produk yang dipasarkan seperti barang atau jasa, produsen juga harus  mampu dalam mebuat diferensiasi produk agar produsen mampu bersaing dengan prosusen lainnya. Karena itu,menyusun dan mengembangkan produk baru merupakan tantangan bagi tenaga pemasaran.
·         Harga
Memilih harga jual yang paling sesuai kadang-kadang merupakan tindakan penyeimbangan. Jadi ,perusahaan harus selalu memonitor harga jual yang ditetapkan oleh para epesaing,agar harga yang ditentukan oleh perusahan tersebut tidak terlalu tinggi atau sebaliknya.
·         Distribusi
Perusahaan harus membuat keputusan mengenai saluran(channel) yang akan digunakan untuk mendistribusikan produk mereka. Makin aktif penyalur dalam mengumpulkan pendapat dan komentar para konsumen ,makin besar pula kesempatan produsen untuk mengembangkan suatu produk sesuai dengan keinginan konsumen.
·         Promosi
Terdapat unsur-unsur dalam promosi,diantaranya:
1. Iklan: bentuk komunikasi bukan pribadi yang digunakan oleh spnsor tertentu untuk membujuk atau menginformasikan kepada target konsumen.
2. Penjualan pribadi:interaksi langsung dengan satu atau lebih pembeli dengan tujuan mebuat penjualan. Miasalnya  dengan cara presentasi atau pameran dagang.
3.Promosi penjualan.insentif jangka pendek untuk mendorong target konsumen untuk mencoba tau membeli produk tersebut. Misalnya dengan pemberian sampel,kupon hadian dsb.
4. Hubungan masyarakat: suatu program yang didesain untuk mempromosikan atau melindungi imej perusahaan atu produk perusahan secara individual. Misalnya melalui laporan tahunan,sponsor,donatur dsb.
6. Tujuan sistem pemasaran
1.      Memaksimumkan konsumsi:  untuk memudahkan dan merangsang konsumsi maksimum, akhirnya menciptakan produksi, kesempatan kerja, dan kemakmurkan maksimum.
2.      Memaksimumkan kepuasan konsumen: mengukur kepuasan konsumen tidak mudah karena belum adanya tolak ukur kepuasan dari produk pada individu, kepuasan dari produk atau jasa yang baik diimbangi oleh kejelekkan dari pencemaran lingkungan, kepuasan yg diterima sesorang tergantung dari sedikitnya orang lain memiliki barang tersebut.
3.      Memaksimumkan mutu hidup:  Termasuk didalamnya kualitas, kuantitas, ketersediaan, dan harga pokok barang ,mutu lingkungan fisik, dan mutu lingkungan kultur.
7. Pendekatan dalam mempelajari pemasaran
1.      Pendekatan Serba Fungsi: dari apa saja kegiatan pokok pemasaran, yaitu pembelian, pengangkutan, penjualan, penyimpanan,pembelanjaan, penanggungan resiko, standarnisasi dan grading, pengumpulan informasi pasar

2.      Pendekatan Serba Lembaga: dilihat dari lembaga atau organisasi yang terlibat dalam pemasaran, misal : produsen, suplier, perantara dagang dsb

3.      Pendekatan Serba barang (Pendekatan Organisasi Industri): studi tentang bagaimana barang berpindah dari produsen ke konsumen akhir atau konsumen industry Pendekatan Serba Manajemen Dilihat dari pendapat manajer serta keputusan yang diambil

4.      Pendekatan Serba Sistem: menyangkut elemen-elemen yang luas dalam system pemasaran termasuk pendekatan serba fungsi, manajemen, produk, dan lembaga
5.      Pendekatan serba manajemen: mempelajari dan menekankan masalah-masalah pemasaran yang dihadapi oleh produsen.
Referensi
·         Pandji Anoraga,SE,MM, Janti Soegiastuti,SE, Pengantar Bisnis Modern,  PT. Pustaka Dunia Jaya Jakarta, 1996
·         Ricky W. Griffin, Ronald J. Ebert, Bisnis, PT. Prenhallindo Jakarta,2003
·         M. T. Ritonga, Yoga Firdaus, Ekonomi Untuk SMA Kelas X, PT. Phibeta Aneka Gama,2007

Tidak ada komentar:

Posting Komentar