Minggu, 23 Desember 2012

Akuntansi dan Laporan Keuangan


1.      Definisi Akuntansi
Akuntansi adalah sistem informasi yang mengidentifikasikan, mencatat, dan mengomunikasikan peristiwa-peristiwa ekonomi dari suatu organisasi bagi para pengguna yang berkepentingan.
2.      Fungsi Akuntansi
·         Mengumpulkan dan menyimpan data dari semua aktivitas dan transaksi perusahaan
·         Memproses data menjadi informasi yang berguna pihak manajemen.
·         Memanajemen data-data yang ada kedalam kelompok-kelompok yang sudah ditetapkan oleh perusahaan.
·         Mengendalikan kontrol data yang cukup sehingga aset dari suatu organisasi atau perusahaan terjaga.
 Penghasil informasi yang menyediakan informasi yang cukup bagi pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, mengeksekusi perencanaan dan mengkontrol aktivitas.
3.      Pihak-pihak yang berpkepentingan
·         Pengguna internal
Mereka adalah para manajer yang merencanakan, mengorganisasikan dan mengelola suatu bisnis. Diantaranya adalah manajer pemasaran, supervisor produksi dan lain-lain.
·         Pengguna eksternal
Diantaranya adalh invesor, kreditor,pelanggan masyarakat dan lain-lain.
4.      Prinsip akuntansi
Prinsip akuntansi adalah suatu istilah teknis akuntansi yang mencakup konvensi aturan, dan prosedur yang diperlukan untuk membatasi praktik akuntansi yang berlaku umum di wilayah tertentu pada saat tertentu. Prinsip akuntansi yang berlaku umum di suatu wilayah tertentu mungkin berbeda dari prinsip akuntansi yang berlaku di wilayah lain. Oleh karena itu, untuk laporan keuangan yang akan didistribusikan kepada umum di Indonesia, harus disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Sesuai standar pelaporan pertama dari standar auditing, auditor dalam laporannya akan mengungkapkan dalam apakah laporan keuangan yang diaudit telah disajikan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.
5.      Pengertian laporan keuangan
Laporan keuanga menggambarkan dampak keuangan dari transaksi dan peristiwa lain yang diklasifikasikan dala beberapa kelompok besar menurut karakteristik ekonominya. Laporan keuangan terdiri dari laporan laba rugi (income statement) , laporan ekuitas pemilik (owner’s equity statement), neraca (balance sheet), dan laporan arus kas (statement of cash flows).
6.      Bentuk neraca
Di dalam akuntansi keuangan, Neraca atau laporan posisi keuangan (balance sheet atau statement of financial position) adalah bagian dari laporan keuangan suatu entitas yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menunjukkan posisi keuangan entitas tersebut pada akhir periode tersebut. Neraca terdiri dari tiga unsur, yaituaset, liabilitas, dan ekuitas.

Contoh:
Berdasarkan kertas kerja PD Asih Jaya, Semarang per 31 Desember 2005, dapat disusun neraca sebagaimana tampak pada Tabel 2.8 berikut ini.
7.      Laporan laba-rugi
Laporan laba rugi (income statement) menyajikan pendapatan dan beban serta laba atau rugi bersih yang dihasilkan selama suatu periode waktu tertentu. Terdapat dua macam dalam laporan laba rugi,yaitu:
a. Bentuk Langsung (Single Step)
Penyajian laporan laba/rugi dengan bentuk single step dilakukan dengan menjumlahkan semua pendapatan menjadi satu, demikian pula bebannya. Setelah itu dicari selisihnya untuk mengetahui laba dan rugi.

Contoh:
Berdasarkan kertas kerja PD Asih Jaya, Semarang per 31 Desember 2005 dapat dibuat laporan laba/rugi sebagai berikut.


b. Bentuk Bertahap (Multiple Step)
Penyajian laporan laba/rugi dengan bentuk multiple step dilakukan dengan memisahkan antara pendapatan usaha dan pendapatan di luar usaha, serta memisahkan pula antara beban usaha dan beban di luar usaha. Setelah itu mencari selisihnya sehingga akan diperoleh laba atau rugi bersih usaha.

Contoh:
Berdasarkan kertas kerja PD Asih Jaya, Semarang per 31 Desember 2005, dapat dibuat laporan laba/rugi sebagai berikut.
8.      Tujuan laporan keuangan
Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut atau berhubungan dengan posisi keuangan,kinerja, serta perubahan suatu entitas yang dapat berguna ataupun bermanfaat dalam pengambilan keputusan.


Refrensi
·         Jerry J. Weygandt, Donald E. Kieso & Paul D. Kimmel, “Accounting Principle/pengantar akuntansi”, Salemba Empat, Jakarta, 2007
·         Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI), Judul “Akuntansi Berdasarkan PSAK”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar